For my record. 1st ever purchase with L A Z A D A. Sajer eja camtu. Tak nak Google jumpa :p Motif pembelian sebab memory card 128GB susah nak cari dan yang mana jumpa tu mahal sampai almost $500. Then nak cari raincoat yang lightweight and senang nak bawa. Malas nak keluar masuk kedai cari. Dah pergi sportsdirect kat ioi city mall tapi cam takder. I am so not buying the mega expensive branded item yang akan dipakai sekali sekala jer. Cycling bag tu nampak comel and the greenish strip matches my bike. Not to mention the price so much cheaper than in bicycle shop. Tu jer motif dia :D Of course I needed one but I can settle with my foldable knapsack or reuse my red camera bag. Tapi dah jumpa yang reasonable price ni why not. I may not want to use my knapsack. My red camera bag tu the zippers all have problem. Selalu bawa beach... sand or salt causes the problem? Anyway, just recording my 1st ever purchase there. So convenient and no problem whatsoever.
Sunflower gives the connotation of cheerfulness, bright, jolly, merry... you get the idea! However, if any content in this blog didn't fit the cheerfulness implied by its name, look at it this way... I'm putting down all the wretchedness, gloom, melancholy feeling in here so I can continue living up to the expectation of making the association to the sunflower.
Friday, May 22, 2015
Wednesday, May 20, 2015
Heart Calming Thoughts... Don't Despair
Heart calming thoughts...
Don't despair. I heard this mentioned in one of Yasmin Mogahed speeches on YouTube.
The difference between Adam and Eve, and Satan.... All sinned. Satan refused to bow to Adam and, Adam and Eve eat the forbidden fruit. Both Adam and Eve feel remorse and repent to Allah. Satan didn't but instead requested from Allah that he be allowed to deviate Adam's offsprings from the guided path.
If you feel you have sinned. If you feel there's no hope, don't despair. If you can't make your parents happy and resigned to fate that you'll never enter heaven... stop! If you feel you have not been a good servant... don't despair. Continue your prayers for one only enters Jannah not by one's deed but solely from the mercy of Allah. Don't be like Satan who refuse to repent.
I refuse to believe there's no point in living if you have no control on how others react or treat you. Otherwise, where would you go if death assures you of hell fire and living has no meaning if your only destination in the hereafter is hell. Don't despair for that is what Satan wants human to feel. No hope for you so might as well do whatever you want coz later you'll end up in hell anyway. Don't allow that. We have a gift called Taubah. Use it all the time. Find your inner peace.
Don't despair. I heard this mentioned in one of Yasmin Mogahed speeches on YouTube.
The difference between Adam and Eve, and Satan.... All sinned. Satan refused to bow to Adam and, Adam and Eve eat the forbidden fruit. Both Adam and Eve feel remorse and repent to Allah. Satan didn't but instead requested from Allah that he be allowed to deviate Adam's offsprings from the guided path.
If you feel you have sinned. If you feel there's no hope, don't despair. If you can't make your parents happy and resigned to fate that you'll never enter heaven... stop! If you feel you have not been a good servant... don't despair. Continue your prayers for one only enters Jannah not by one's deed but solely from the mercy of Allah. Don't be like Satan who refuse to repent.
I refuse to believe there's no point in living if you have no control on how others react or treat you. Otherwise, where would you go if death assures you of hell fire and living has no meaning if your only destination in the hereafter is hell. Don't despair for that is what Satan wants human to feel. No hope for you so might as well do whatever you want coz later you'll end up in hell anyway. Don't allow that. We have a gift called Taubah. Use it all the time. Find your inner peace.
Monday, May 18, 2015
Sound
Sebenarnya terasa seperti nak sound orang. Seperti tiada budi bahasa. Tapi berkira2 tentang hubungan baik jangka panjang. Dan bila difikirkan semula, kalau saya sound dia maka samalah macam dia sound saya dulu. Dah jadi adat kalau menuding jari pada orang, 3 jari lagi menuding ke diri sendiri. Ada yang kata 4 jari tapi rasanya kalau tak cacat, 3 jer. Cer buat gaya tuding jari. Takkan ibu jari terpusing ke belakang pulak hahaha... Jadi sebelum saya sound orang, baiklah saya jadikan teguran ini peringatan untuk diri sendiri. Bukan mudah untuk kita melalui perkara yang tidak disukai. Kepada Allah lah tempat mengadu. Semoga kebesaran Allah dengan janji ganjaran syurga ke atas manusia yang sabar dapat meredakan amarah dihati dan digantikan dengan harapan agar perkara yang baik menanti kita di akhirat nanti.
Bila kita nak menegur perbuatan orang, fikirlah dulu adakah diri kita ini sempurna. Fikirlah dulu apakah perlu teguran itu untuk kita dapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Fikirlah dulu apakah perkara itu berlaku sekali-sekala yang jika kita sabar lebih dapat menjaga perhubungan jangka panjang atau kerap sangat hingga takut kita tak mampu nak jaga hubungan baik jangka panjang.
Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama berjuang hati memohon sabar dari Ilahi dek perbuatan kita yang tak sempurna tu. Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama menahan lidah dari berkata2 demi menjaga perhubungan sesama manusia. Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama berdoa agar ketidakpuasan hati, ketidaksempurnaan keadaan di atas dunia ini, diberi berlipat ganda kebaikan dan kesempurnaan di Jannah Nya nanti.
Fikirlah dulu apakah kita pun tidak mahu diberi balasan kebaikan dan kesempurnaan di Jannah Nya dek atas kesabaran kita dengan ketidakpuasan hati dan ketidaksempurnaan keadaan yang berlaku sekarang pada diri kita?
Tidak mahu kah kita berdoa, "Ya Allah, susahnya hati ku dengan keadaan ini. Ya Allah, sukarnya aku nak melalui situasi ini. Ya Allah, kau kurniakan lah kesabaran buat ku. Kau sediakanlah kebaikan di syurgaMu nanti sebagai ganjaran untuk kesabaran ku ini demi Mu Ya Allah. Ampunilah dosa kami semua. Dekatkan lah hati2 kami agar dapat menjaga hubungan sesama manusia dan menjadi umat Mu yang baik dan beriman. Amiinnn Ya Rabbal Aalamiinn..."
Fikirlah dulu sebelum membuat teguran.
Bila kita nak menegur perbuatan orang, fikirlah dulu adakah diri kita ini sempurna. Fikirlah dulu apakah perlu teguran itu untuk kita dapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Fikirlah dulu apakah perkara itu berlaku sekali-sekala yang jika kita sabar lebih dapat menjaga perhubungan jangka panjang atau kerap sangat hingga takut kita tak mampu nak jaga hubungan baik jangka panjang.
Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama berjuang hati memohon sabar dari Ilahi dek perbuatan kita yang tak sempurna tu. Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama menahan lidah dari berkata2 demi menjaga perhubungan sesama manusia. Mungkin orang yang nak ditegur, dah lama berdoa agar ketidakpuasan hati, ketidaksempurnaan keadaan di atas dunia ini, diberi berlipat ganda kebaikan dan kesempurnaan di Jannah Nya nanti.
Fikirlah dulu apakah kita pun tidak mahu diberi balasan kebaikan dan kesempurnaan di Jannah Nya dek atas kesabaran kita dengan ketidakpuasan hati dan ketidaksempurnaan keadaan yang berlaku sekarang pada diri kita?
Tidak mahu kah kita berdoa, "Ya Allah, susahnya hati ku dengan keadaan ini. Ya Allah, sukarnya aku nak melalui situasi ini. Ya Allah, kau kurniakan lah kesabaran buat ku. Kau sediakanlah kebaikan di syurgaMu nanti sebagai ganjaran untuk kesabaran ku ini demi Mu Ya Allah. Ampunilah dosa kami semua. Dekatkan lah hati2 kami agar dapat menjaga hubungan sesama manusia dan menjadi umat Mu yang baik dan beriman. Amiinnn Ya Rabbal Aalamiinn..."
Fikirlah dulu sebelum membuat teguran.
Sunday, May 10, 2015
Adat Naik Basikal
Harini cycling di Putrajaya lagi. My friend ajak. Katanya she has better routes yang tak banyak uphill. Semangat betul arini nak achieve 20km.
We did it! Dekat kawasan taman kenapa tak mampu nak kayuh lama? Mungkin banyak uphill and no interesting view. Kali ni takder berhenti2 untuk photography. Memang cycling all the way. Terasa puas bila my Runkeeper sebut dah 20km. After cycling lepak2 jap breakfast before we parted. She parked on the other side of Umai Cafe. I parked somewhere near the Monumen Alaf Baru.
After breakfast, kayuh sket jer untuk sampai ke parking. At the end of the cycling track that meets the tarred parking area ada mud. It was quite low so water pooled there when it rains. Soil and debris stays in the puddle so jadilah selut. Told myself to be careful masa melintas kawasan selut tu. In an instant I lied on my left side with my feet straddling my bike huwaaarrgghhh... two female cleaners helped me up and showed the way to public toilet. But I washed hand with bottled water in the car instead... alas seat dgn plastic and drove home.
Dah cuci basikal. Dah mandi and rehat2. Malam ni makin terasa denyut at my left shoulder. Seems like the joint bore the impact of my fall earlier. Hmmm... memang lah jatuh bangun adat naik basikal but the bones of this makcik bukan lah kuat sangat. Dah sapu minyak panas, dah tampal koyok, hopefully cepat lah baik. 😯
We did it! Dekat kawasan taman kenapa tak mampu nak kayuh lama? Mungkin banyak uphill and no interesting view. Kali ni takder berhenti2 untuk photography. Memang cycling all the way. Terasa puas bila my Runkeeper sebut dah 20km. After cycling lepak2 jap breakfast before we parted. She parked on the other side of Umai Cafe. I parked somewhere near the Monumen Alaf Baru.
After breakfast, kayuh sket jer untuk sampai ke parking. At the end of the cycling track that meets the tarred parking area ada mud. It was quite low so water pooled there when it rains. Soil and debris stays in the puddle so jadilah selut. Told myself to be careful masa melintas kawasan selut tu. In an instant I lied on my left side with my feet straddling my bike huwaaarrgghhh... two female cleaners helped me up and showed the way to public toilet. But I washed hand with bottled water in the car instead... alas seat dgn plastic and drove home.
Dah cuci basikal. Dah mandi and rehat2. Malam ni makin terasa denyut at my left shoulder. Seems like the joint bore the impact of my fall earlier. Hmmm... memang lah jatuh bangun adat naik basikal but the bones of this makcik bukan lah kuat sangat. Dah sapu minyak panas, dah tampal koyok, hopefully cepat lah baik. 😯
Thursday, May 7, 2015
Over the Long Weekend
Broga Lagi...
Mas called ajak pergi Broga on Sunday. She had wanted to go for quite some time already tapi selalunya masa tak sesuai for her and family. This time Alhamdulillah plan menjadi. She went up to 1st hill. I went up to 2nd and 3rd hill by myself. Fog had started to cover the hills. Have to be quick, tak nak untoward incidents if the fog gets too thick. Panjang ceritanya why I went up the 2nd and 3rd peak alone. Anyway, yang penting mereka dapat merasa pengalaman hiking. Dan nasib baik walaupun cuaca gelap tapi tak hujan. Turun Broga, seperti biasa pekena air kelapa :) Meggi cup tak makan kali ni. Budak2 jer yang makan. I'm still full from breakfast. Seronok her boys naik turun bukit.
Cycling Adventure...
On Monday, ada cycling event kat Putrajaya, 20-25km. Terasa macam nak join but apprehensive juga takut tak terikut. Pengalaman 5km for half an hour around taman jer setakat ni kan. But since my old time friend whom I've not met for over 10 years decided to come because of me, semangat lah nak pergi. She had just returned from her Turkey trip that night. Tak unpack pun lagi. It was a really nice ride for a newbie despite having to push the bike uphill 3-4 times. I wasn't alone doing that either :) so tak kisah lah tolak basikal pun. About 3 hours riding plus the photo stops tapi tak sampai 20km sebab ada basikal yang tayar pancit. Kena tunggu. It was hot and ada yang dah lapar so pendekkan sket journey. I had a great time.
Mas called ajak pergi Broga on Sunday. She had wanted to go for quite some time already tapi selalunya masa tak sesuai for her and family. This time Alhamdulillah plan menjadi. She went up to 1st hill. I went up to 2nd and 3rd hill by myself. Fog had started to cover the hills. Have to be quick, tak nak untoward incidents if the fog gets too thick. Panjang ceritanya why I went up the 2nd and 3rd peak alone. Anyway, yang penting mereka dapat merasa pengalaman hiking. Dan nasib baik walaupun cuaca gelap tapi tak hujan. Turun Broga, seperti biasa pekena air kelapa :) Meggi cup tak makan kali ni. Budak2 jer yang makan. I'm still full from breakfast. Seronok her boys naik turun bukit.
Cycling Adventure...
On Monday, ada cycling event kat Putrajaya, 20-25km. Terasa macam nak join but apprehensive juga takut tak terikut. Pengalaman 5km for half an hour around taman jer setakat ni kan. But since my old time friend whom I've not met for over 10 years decided to come because of me, semangat lah nak pergi. She had just returned from her Turkey trip that night. Tak unpack pun lagi. It was a really nice ride for a newbie despite having to push the bike uphill 3-4 times. I wasn't alone doing that either :) so tak kisah lah tolak basikal pun. About 3 hours riding plus the photo stops tapi tak sampai 20km sebab ada basikal yang tayar pancit. Kena tunggu. It was hot and ada yang dah lapar so pendekkan sket journey. I had a great time.
Friday, May 1, 2015
Broga 2nd and 3rd Hike
2nd hike naik Broga dengan hubby, Azim and Adib. Masa ni dah 2-3 hari kehabisan seretide accuhaler. Cuaca pun mungkin tak OK sebab ada2 masa terlupa pakai seretide tu, tak sempit dada ni. But the past few days memang terasa ketat semacam jer especially pagi2.
Alhamdulillah dalam semput2 tu sampai gak ke second peak. Adib dah laju ke depan. Azim duk temankan ummi. Ayah kena kejarkan Adib so dah jauh ke depan gak. Nak tak nak kena lah Azim tunggu ummi sebab dia dah tak nampak ayah nyer. Lepas berehat di 2nd peak, turun pulak. Ummi tetap di belakang.
Tanya Azim nak naik gunung atau Broga lagi tak. Dia geleng kepala hahaha... kalau mak naik jer dia nak naik. Tapi dia really appreciate the amazing view. Dalam hati ada taman anakanda sorang ni. Sampai ke bawah masing2 pekena meggi cup dengan air kelapa. Then terus pi lunch nasi arab, favorite anak2.
3rd hike naik with my alumni friend. Masa ni dah ada seretide dan dah pakai few days. Keadaan dada feels much better than the weekend before. We go slow. She stayed behind me most of the time. Akhirnya sampai juga ke 3rd peak :) Alhamdulillah. Masa ni banyak ambil gambar. Masa naik dengan budak2 tak ambil sangat sebab terasa lebih nak mati dari masa 3rd time hehehe...
Masih perlu banyak latihan sampai dada ni mampu bertahan. Rinjani dalam impian.
I love this picture of me taken by my friend. It's where I love to be. Green hills and blue sky :)
Alhamdulillah dalam semput2 tu sampai gak ke second peak. Adib dah laju ke depan. Azim duk temankan ummi. Ayah kena kejarkan Adib so dah jauh ke depan gak. Nak tak nak kena lah Azim tunggu ummi sebab dia dah tak nampak ayah nyer. Lepas berehat di 2nd peak, turun pulak. Ummi tetap di belakang.
Tanya Azim nak naik gunung atau Broga lagi tak. Dia geleng kepala hahaha... kalau mak naik jer dia nak naik. Tapi dia really appreciate the amazing view. Dalam hati ada taman anakanda sorang ni. Sampai ke bawah masing2 pekena meggi cup dengan air kelapa. Then terus pi lunch nasi arab, favorite anak2.
3rd hike naik with my alumni friend. Masa ni dah ada seretide dan dah pakai few days. Keadaan dada feels much better than the weekend before. We go slow. She stayed behind me most of the time. Akhirnya sampai juga ke 3rd peak :) Alhamdulillah. Masa ni banyak ambil gambar. Masa naik dengan budak2 tak ambil sangat sebab terasa lebih nak mati dari masa 3rd time hehehe...
Masih perlu banyak latihan sampai dada ni mampu bertahan. Rinjani dalam impian.
I love this picture of me taken by my friend. It's where I love to be. Green hills and blue sky :)
Yang Senang dan Susah
Makan lah kamu dengan makanan yang lazat dan pelbagai di atas dunia ini. Kelak di akhirat kamu akan dapat makanan yang lebih lazat dan mendapat pahala yang berlipat kali ganda.
Ada tak ayat atau hadis camni? Takder... sebab tak suruh makan pun orang makan. Kalau boleh nak makan lagi banyak dan lagi sedap. Walaupun ada disebut makanan dalam syurga yang lazat2 tapi bukan ditujukan kepada mereka yang makan lazat2 di dunia.
Ayat2 Al-Quran dan hadis yang menyebut ganjaran pahala biasanya disebabkan betapa sukarnya nak buat sesuatu. Nak beribadat, nak jadi hamba Allah yang baik, nak jadi isteri yang baik, nak jadi anak yang baik, dll. Ya susah yang kadang2 memerlukan pengorbanan jiwa dan perasaan.
Perkara yang memang best buat kat dunia, biasanya disertakan amaran. Contoh amaran: janganlah kamu melampaui batas, janganlah kamu menjadi orang yang tidak bertaqwa, dll.
So dalam erti kata lain, nak buat perkara yang mendekatkan kita pada Allah bukan lah mudah. Sebab itu ganjarannya tinggi. Letak harapan pada hari yang kekal, bukannya pada duniawi yang semuanya akan binasa.
Ada tak ayat atau hadis camni? Takder... sebab tak suruh makan pun orang makan. Kalau boleh nak makan lagi banyak dan lagi sedap. Walaupun ada disebut makanan dalam syurga yang lazat2 tapi bukan ditujukan kepada mereka yang makan lazat2 di dunia.
Ayat2 Al-Quran dan hadis yang menyebut ganjaran pahala biasanya disebabkan betapa sukarnya nak buat sesuatu. Nak beribadat, nak jadi hamba Allah yang baik, nak jadi isteri yang baik, nak jadi anak yang baik, dll. Ya susah yang kadang2 memerlukan pengorbanan jiwa dan perasaan.
Perkara yang memang best buat kat dunia, biasanya disertakan amaran. Contoh amaran: janganlah kamu melampaui batas, janganlah kamu menjadi orang yang tidak bertaqwa, dll.
So dalam erti kata lain, nak buat perkara yang mendekatkan kita pada Allah bukan lah mudah. Sebab itu ganjarannya tinggi. Letak harapan pada hari yang kekal, bukannya pada duniawi yang semuanya akan binasa.
Subscribe to:
Posts (Atom)











